Analisis Kimia dan Organoleptik Pada Pembuatan Abon Dari Jamur Tiram Dengan Penambahan Kepah Bakau Dari Jamur Tiram Dengan Penambahan Kepah Bakau
DOI:
https://doi.org/10.58466/rrayxq09Kata Kunci:
Abon, Jamur Tiram, Kepah Bakau, PengovenanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan abon jamur tiram dengan penambahan kepah bakau, mengetahui kualitas abon jamur tiram dengan penambahan kepah bakau di tinjau dari aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, serta sifat kimia seperti kadar air dan kadar abu. Pelaksanaan pembuatan abon jamur tiram dengan penambahan kepah bakau dengan perbandingan jamur tiram : kepah bakau yaitu 75% : 25%, 50% : 50%, dan 25% : 75% dengan metode pengolahan pencampuran dan pengovenan Selanjutnya dilakukan pengujian produk, menggunakan analisa kimia seperti kadar air dan kadar abu serta uji organoleptik. Perlakuan terbaik ditentukan berdasarkan uji organoleptik yaitu pada perlakuan dengan perbandingan 75% : 25% diikuti dengan analisa kimia pada perlakuan pengovenan 3, 6, dan 9 jam dengan suhu 60°C, dengan kadar air 10,73%, 9,73%, dan 9,39%. Kadar abu 6,05%, 6,05%, dan 6,30%.
Referensi
Astawan, M. W dan M. Astawan. 1989. Teknologi Pengolahan Pangan Hewani Tepat Guna. Akademika Pressindo. Jakarta.
Aminin, A.L.N., Ambarsari, L, Mochtar, H.M. 2003. Produk Reaksi Maillard (MRP) Sebagai Antibakteri dan Pengendali Kadar Dektran dalam Nira Tebu, Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, Vol 3, No.4 hal. 3-5.
Cahyana YA, Muchrodji, M. Bakrun. (1999). Jamur Tiram: Pembibitan, Pembudidayaan, Analisis Usaha: Pustakakarya Grafikatama. Jakarta.
Chazali, S dan Pratiwi, P.S. 2009. Usaha Jamur Tiram Skala Rumah Tangga: Penebar Swadaya. Jakarta.
Eko Nurcahya Dwi, Ratna Ibrahim dan Nuzulia Yuniva. 2011. Daya Simpan Abon Ikan Nila Merak yang Diproses Dengan Metode Penggorengan Berbeda. Jurnal Saintek Perikanan Vol. 6 No.1, 2011: 6-12.
Kusnandar, F. 2010. Kimia pangan Komponen Pangan: PT. Dian Rakyat. Jakarta.
Kartini, Istiqamah. 2006. Pengaruh Lama pengeringan dan Variasi Perbandingan Formula Terhadap Karakteristik Kerupuk Tiras. Skripsi. Jurusan Teknologi Pangan. Universitas Pasundan. Bandung.
Maulana, M.B., Widowati, I dan Suprijanto, J. 2010. Studi Histologi Digestif Devirticula Kerang Totok (Polymesoda erosa) Berdasarkan Perbedaan Kondisi Perendaman di Lokasi Mangrove Replant Teluk Awur, Jepara, Jawa Tengah. Majalah Ilmu Kelautan (In Press).
Winarno, FG. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia. Jakarta.





