Pengaruh Rasio Penambahan Stevia dan Gula Aren Terhadap Karakteristik Kimia Fisik dan Organoleptik Dodol Susudap karakteristik Kimia Fisik Dan Organoleptik Dodol Susu

Penulis

  • Kiki Tri Wahendra Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Anis Nurhayati Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.58466/m6je1d37

Kata Kunci:

Dodol Susu, Gula Aren, Organoleptik, Stevia

Abstrak

Dodol susu merupakan makanan tradisional yang terbuat dari tepung ketan, gula pasir, gula aren dengan rasa yang cenderung manis serta memilik tekstur yang kenyal. Kandungan gula yang tinggi pada dodol susu jika dikonsumsi berlebihan bisa berdampak terhadap kesehatan tubuh, seperti menyebabkan obesitas dan diabetes. alternatif pemanis alami stevia dapat digunakan untuk menggantikan gula pasir pada pembuatan dodol susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio penambahan stevia dan gula aren terhadap karakteristik kimia fisik dan organoleptik dodol susu dengan rasio stevia (60%, 70%, 80%, 90%, 100%) dan gula aren (40%, 30%, 20%, 10%, 100 %). Parameter yang dianalisis meliputi kadar gula, kadar air dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan prosentase stevia berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula dan peningkatan kadar air. Formulasi 80:20 (stevia : gula aren) secara organoleptik sangat disukai secara rasa dan tekstur. Kombinasi ini direkomendasikan sebagai formulasi dodol susu yang manis dan sehat.

Referensi

Adna Ridhani, M., & Aini, N. (2021). Potensi Penambahan Berbagai Jenis Gula Terhadap Sifat Sensori Dan Fisikokimia Roti Manis: Review. Pasundan Food Technology Journal, 8(3), 61–68. https://doi.org/10.23969/pftj.v8i3.4106

Arsyad, M. (2018). Pengaruh Konsentrasi Gula Terhadap Pembuatan Selai Kelapa Muda (Cocos nucifera L). Gorontalo Agriculture Technology Journal, 1(2), 35. https://doi.org/10.32662/gatj.v1i2.424

Budiari, D. A. T., Triani, I. G. A. L., & Hartiati, A. (2016). Pengaruh Frekuensi Pencelupan dan Lama Perebusan Terhadap Kadar Logam Berat dan Mutu Sensoris Sawi Hijau (Brassicarapa I. Subsp. Perviridis Bayley). Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 4(1), 52–61.

Ghassani, A. M., & Agustini, R. (2022). Formulation of Flavor Enhancer from Shiitake Mushroom (Lentinula edodes) with the Addition of Mackerel Fish (Scomberomorus commerson) and Dregs Tofu Hydrolysates. Indonesian Journal of Chemical Science, 11(3), 222–232.

Hariyadi, T. (2018). Pengaruh Suhu Operasi terhadap Penentuan Karakteristik Pengeringan Busa Sari Buah Tomat Menggunakan Tray Dryer. Jurnal Rekayasa Proses, 12(2), 46. https://doi.org/10.22146/jrekpros.39019

Ikrawan, Y., Hervelly, & Pirmansyah, W. (2019). Korelasi Konsentrasi Black Tea Powder (Camelia sinesis) Terhadap Mutu Sensori Produk Dark Chocolate. Pasundan Food Technology Journal, 6(2), 105–115.

Kusumah. (2017). Standarisasi suhu pemanasan pada proses pengolahan dodol susu (pp. 6–32).

Lempang, M. (2012). Pohon Aren dan Manfaat Produksinya. Info Teknis EBONI, 9(1), 37–54.

Leviana, W., & Paramita, V. (2017). Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Air Dan Aktivitas Air Dalam Bahan Pada Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Alat Pengering Electrical Oven. Metana, 13(2), 37. https://doi.org/10.14710/metana.v13i2.18012

Lubis, Y. M., & Agustina, Raida Khalisa, K. (2021). Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(4), 594–601. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18689

Manfaati, R., Baskoro, H., & Rifai, M. M. (2019). Pengaruh Waktu dan Suhu Terhadap Proses Pengeringan Bawang Merah menggunakan Tray Dryer. Fluida, 12(2), 43–49. https://doi.org/10.35313/fluida.v12i2.1596

Prasyawan, F., Purwadi, & Lilik, R. E. (2017). Pengaruh Penambahan Tepung Rumput Laut Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Dodol Susu. Jurnal Repository Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, 5(1), 1–11.

Rahmawati, R. D., Purwadi, & Rosyidi, D. (2012). Tingkat Penambahan Bahan Pengembang Pada Pembuatan Es Krim Instan Ditinjau dari Mutu Organoleptik dan Tingkat Kelarutan. Jurnal Teknologi Hasil Ternak, 8(2), 1–9.

Rarah R.A. Maheswari, Z. W. (2004). Introduksi Standardisasi Pemanasan Pada Pengolahan Dodol Susu Skala Industri Rumahtangga. 96 Ringkasan Hasil Penelitian Vucer, 2004.

Sari, D. N. I. (2014). Pembuatan Puding Waluh (Cucurbita Moschata) Dengan Pemanis Alami Daun Stevia (Stevia Rebaudiana) Untuk Kudapan Penderita Diabetes. Naskah Publikasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 13.

Sarifudin, K., Kurnia, E., & Sudirman, S. (2022). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Grade 1 dari Kayu Kesambi (Schleichera Oleosa) dan Lama Simpan terhadap Kualitas Organoleptik Daging Se’i Sapi. Jurnal Beta Kimia, 2(2), 19–27. https://doi.org/10.35508/jbk.v2i2.9184

Selvianti, I. (2022). ANALISIS SENSORI TERHADAP SIRUP BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DI KABUPATEN KETAPANG. Jurnal Teknologi Pangan Dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 2(2), 201–208. https://doi.org/10.58466/lipida.v2i2.869

Uli, R., Getsemani, Y., Moentamaria, D., Kimia, J. T., Malang, P. N., Soekarno, J., & No, H. (2024). Pengaruh Kadar Air Terhadap Masa Simpan Olahan Pangan Dengan Teknologi Sterilisasi Suhu Tinggi. 10(9), 849–858.

Wahyuni. (2016). Pengaruh Lama Pengukusan Terhadap Kualitas Kerupuk Singkong Dengan Bahan Dasar Tepung Casava. Fakultas Pertanian Universitas Flores Ende NTT-Indonesia, 1(2), 1–23.

Wulandari, Rahmadhani, S., & Junita, D. (2021). Gambaran Daya Terima Minuman Sari Buah Pedada (Sonneratia sp.) dengan Penambahan Gula Stevia (Stevia rebaudiana). AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 10(2), 89–99. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2021.10.2.89

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-27

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Pengaruh Rasio Penambahan Stevia dan Gula Aren Terhadap Karakteristik Kimia Fisik dan Organoleptik Dodol Susudap karakteristik Kimia Fisik Dan Organoleptik Dodol Susu. (2025). Jurnal Teknologi Pangan Dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 5(2), 114-125. https://doi.org/10.58466/m6je1d37

Artikel Serupa

1-10 dari 31

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.