Pengaruh Penggunaan Serbuk Cangkang Ale-Ale Terhadap Kuat Tekan dan Absorpsi Paving Block

Penulis

  • Muhammad Rafli Mahendra Politeknik Negeri Ketapang
  • Suratmin Politeknik Negeri Ketapang
  • Firmanilah Kamil Politeknik Negeri Ketapang

DOI:

https://doi.org/10.58466/yheh1c73

Kata Kunci:

Cangkang Ale-Ale, Agregat Halus, Paving Block, Kuat Tekan, Penyerapan Air

Abstrak

Kabupaten Ketapang terkenal dengan komoditas kerang ale-ale (Meretrix sp.), namun konsumsi yang tinggi menghasilkan limbah cangkang keras dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal dan mencemari lingkungan. Di sisi lain, produksi paving block secara konvensional terus mengeksploitasi agregat halus alami secara masif. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan limbah cangkang ale-ale sebagai bahan substitusi sebagian agregat halus terhadap karakteristik kuat tekan dan penyerapan air paving block berdasarkan standar SNI 03-0691-1996. Proporsi campuran acuan yang digunakan adalah 1 Semen : 4 Pasir (berdasarkan volume) dengan variasi kadar substitusi cangkang ale-ale sebesar 0% (normal), 5% (Variasi I), 10% (Variasi II), dan 15% (Variasi III). Sebanyak 48 sampel diuji untuk mengevaluasi kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta penyerapan air pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kuat tekan optimum dicapai oleh Variasi II (10% cangkang ale-ale) dengan nilai mencapai 17,23 MPa pada umur 28 hari, meningkat signifikan dibandingkan sampel normal yang hanya sebesar 14,06 MPa. Sebaliknya, penambahan kadar cangkang hingga 15% pada Variasi III menurunkan kuat tekan secara drastis menjadi 10,78 MPa. Dari aspek pengujian fisik, Variasi II (10%) mencatatkan persentase penyerapan air terendah dan paling padat yaitu sebesar 9,83%. Karakteristik serapan air pada variasi lainnya melampaui ambang batas karena bernilai 10,32% (normal), 10,75% (Variasi I), dan 11,26% (Variasi III). Berdasarkan spesifikasi SNI 03-0691-1996, hanya Variasi II (10%) yang dinyatakan memenuhi seluruh parameter kelayakan fisis dan mekanis untuk klasifikasi paving block Mutu D (non-struktural/taman).

Referensi

Baihaqi, M. G., Kusuma, R. S. B. G., Ozora, F. A., & Ajesbiah, T. R. (2025). Transformasi penataan ruang daerah: Tantangan dan peluang menuju pembangunan berkelanjutan. Jurnal Regional Planning, 7(2), 82-91.

Sutjipto, P. B., Al Mauludy, Y. R., Aulia, A. Z., & Susanti, W. D. (2023). STUDY OF IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE ARCHITECTURE CONCEPT IN SURABAYA INTILAND TOWER OFFICE BUILDING. ADBE, 3(1), 26-38.

Yudistira, F. D., Annisa, A., & Ilham, I. (2024). Penggunaan Limbah Masker Sebagai Campuran Bahan Pembuatan Paving Block. Jurnal Daur Lingkungan, 7(1).

Arifky, M. I. (2025). Pengaruh Intensitas Curah Hujan Tinggi Terhadap Infiltrasi Air Pada Lahan Dengan Tutupan Permeable. Journal of Syntax Literate, 10(11).

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-25

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Pengaruh Penggunaan Serbuk Cangkang Ale-Ale Terhadap Kuat Tekan dan Absorpsi Paving Block. (2026). Journal of Research and Inovation in Civil Engineering As Applied Science (RIGID), 5(2), 86-93. https://doi.org/10.58466/yheh1c73

Artikel Serupa

1-10 dari 20

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama