Green Skill Training:Meningkatkan Ketrampilan Warga Mengelola Manajemen Bank Sampah
DOI:
https://doi.org/10.58466/5jwyn648Kata Kunci:
Adminitrasi manajemen,bank sampah,ketrampilan manajemen,Green Skill Training,PurwodinatanAbstrak
Masalah sampah adalah salah satu masalah yang menjadi perhatian dari berbagai pihak, tidak dapat dipungkiri setiap hari pasti ada sampah-sampah yang harus dibuang, baik dari industri maupun dari rumah tangga baik berupa plastik limbah padat maupun cair ataupun dalam bentuk sampah-sampah lain.Pembahasan pengolahan sampah sudah sejak bertahun-tahun lalu,sejalan dengan industri yang makin berkembang serta perumahan-perumahan masyarakat yang semakin padat. Pertambahan penduduk yang disertai dengan tingginya arus urbanisasi ke perkotaan sebagai dampak dari modernisasi, telah menyebabkan semakin tingginya volume sampah yang harus dikelola setiap hari.Kelurahan Purwodinatan bagian dari kelurahan yang ikut serta dalam pengelolaan bank sampah, namun bank sampah dirasa masih perlu diberikan pemahaman peningkatan pengelolaan secara maximal di dalam sistem manajemen Pada kesempatan ini kegiatan kepada masyarakar menfokuskan memberikan wawasan dan pengetahuan pengelolaan bank sampah dengan Green Skill Training manajemen yang mengatur administrasi dengan tujuan pengelolaan bank sampah secara administratif dibuat secara lebih baik. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan materi dalam forum seminar dihadiri oleh para pengelola bank sampah dari pengurus RW001 terdiri dari lima RT masing-masing diwakili oleh tiga orang yaitu Ketua, Bendahara dan sekretaris. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bukan saja untuk pengelola bank sampah namun juga serta mengajak peran serta masyarakat dalam kegiatan bank sampah
Unduhan
Referensi
[1] R. P. Rahayu and N. Alfian, “Pengelolaan Bank Sampah Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Kelurahan Parteker Pamekasan,” J. ABM Mengabdi, vol. 8, no. 1, p. 1, 2021, doi: 10.31966/jam.v8i1.849.
[2] M. Lingkungan and B. Afdhal, “Peran Bank Sampah Dalam Memperkuat Ekonomi Lokal Dan,” vol. 4, no. 1, pp. 134–154, 2024.
[3] R. Rinwantin, K. N. Izzaty, Y. Pujiastuti, R. Yuliana, and A. N. Wahyuni, “Optimalisasi Bank Sampah Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Dan Pelestarian Lingkungan,” J. Pengabdi. Masy. Bhinneka, vol. 3, no. 4, pp. 361–367, 2025, doi: 10.58266/jpmb.v3i4.160.
[4] C. Paper, S. Zubaidah, U. Negeri, S. Inquiry, L. View, and S. Zubaidah, “KETERAMPILAN ABAD KE-21 : KETERAMPILAN,” no. December 2016, 2017.
[5] O. Access, “Green Skills for Green Industry : A Review of Literature Green Skills for Green Industry : A Review of Literature,” 2018.
[6] B. P. Simmonds, “Green skills in education and employment,” no. January, 2024.
[7] O. Wegenberger and I. Ponocny, “Green Skills Are Not Enough : Three Levels of Competences from an Applied Perspective,” pp. 1–22, 2025.
[8] P. B. Sampah, “GREEN ECONOMY DENGAN PENGELOLAAN LIMBAH BERBASIS ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI,” vol. 6, no. 2, 2024.
[9] S. Sukapti, P. Purwaningsih, and A. Nurmanina, “Enhancing waste bank managers ’ capacity through administrative management training,” vol. 9, no. November, pp. 1066–1076, 2024.





