Pengaruh Kombinasi Palm Kernel Shell Ash dan Styrene-Butadiene Rubber terhadap Kuat Tekan Beton
DOI:
https://doi.org/10.58466/seff1026Kata Kunci:
kuat tekan beton, Palm Kernel Shell Ash, SBR Latex, Styrene-Butadiene RubberAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi Palm Kernel Shell Ash (PKSA) dan Styrene-Butadiene Rubber (SBR) Latex terhadap kuat tekan beton serta menentukan komposisi yang memberikan kinerja optimum. PKSA digunakan sebagai material substitusi parsial dalam campuran beton, sedangkan SBR Latex digunakan sebagai material polimer dengan variasi kadar tertentu. Pengujian kuat tekan dilakukan pada benda uji beton pada umur 28 hari untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi terhadap kekuatan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi B-M5 dengan substitusi 5% PKSA tanpa SBR Latex menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 14,95 MPa, sedangkan penambahan 1% SBR Latex pada variasi B-M5P1 meningkatkan kuat tekan menjadi 18,56 MPa, atau meningkat sebesar 24,15%. Namun, peningkatan kadar SBR Latex menjadi 2% tidak menghasilkan peningkatan kuat tekan dan justru menyebabkan penurunan kekuatan. Di antara seluruh variasi beton modifikasi, kombinasi 5% PKSA dan 1% SBR Latex menghasilkan kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi PKSA dan SBR Latex dapat memengaruhi kuat tekan beton, dengan efektivitas yang bergantung pada proporsi material yang digunakan. Kombinasi 5% PKSA dan 1% SBR Latex merupakan komposisi paling efektif berdasarkan hasil pengujian kuat tekan dalam penelitian ini.
Referensi
[1] Septiani, V., Suryan, V., & Amalia, D. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi campuran beton: Rancangan beton, kekuatan beton, dan karakteristik beton. Journal of Engineering and Transportation, 1(4).
[2] Bulewan, K. Y., Martin, B., & Saleh, M. (2026). Pengaruh Variasi Kehalusan Blaine Semen Portland Komposit (Pcc) Terhadap Ketahanan Kuat Tekan Beton. Paulus Chem Engineering Journal, 6(1), 23-28.
[3] Yansiku, S. I., & Duran, Y. G. (2025). Terak non-besi sebagai tambah semen portland pada beton struktural. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 30(1), 138-149.
[4] Pratama, I. (2026). Pembuatan Briket Dari Limbah Cangkang Inti Sawit (Palm Kernel Shell) Dan Serabut Kelapa. Journal of Research and Education Chemistry, 8(1), 149-160.
[5] Sutama, A., Septriansyah, V., & Irawan, T. (2025). Pengaruh penggunaan abu sekam padi sebagai material substitusi sebagian semen terhadap workabilitas, densitas, dan kekuatan tekan beton. Jurnal Deformasi, 10(1), 99-109.
[6] BP, M. S., Febryanti, F., & Sideng, N. (2025). Pengaruh Variasi Faktor Air Semen (FAS) dengan Semen Jenis PCC Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 10(3), 288-299.
[7] Syahrani, I., Kencanawati, N. N., Ngudiyono, M. E., & Eniarti, M. (2025). Effect of Using Styrene Butadiene Rubber (SBR) on Physical, Mechanical, and Microstructure Properties of Recycled Coarse Aggregate Concrete Heating Grinding Method. Journal of World Science-Vol, 4(4), 370-379.
[8] Fadila, M. S. Z., Tosulpa, M. E., Juwita, F., Pratama, R., Lendrian, R. H., & Kholifawati, G. S. (2026). Pengaruh Penambahan Lateks dan Filler Semen pada Campuran AC-BC terhadap Karakteristik Marshall. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 5673-5686.
[9] Alwiyah, S., Anggreana, V., & Mildawati, R. (2024). Pengaruh Campuran Spent Bleaching Earth (SBE) dan Semen Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR). Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil, 13(2), 139-146.
[10] Harada, Y. N., & Sandra, N. (2026). Pengaruh Recycled Concrete Powder Sebagai Bahan Substitusi Semen Terhadap Kinerja Beton-Structured Literature Review. Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(3), 242-252.
[11] Rochmah, F., & Yunianti, D. N. (2026). Pemilihan Produk Semen Terbaik Dengan Metode Fuzzy Electre (Elimination Et Choix Traduisant La Realité). MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika, 14(1), 201-211.
[12] Rifki, M., Prasetiowati, S. H., Masduqi, E., & Setyaningrum, A. (2023). Karakteristik Beton dengan Campuran Pasir Pantai sebagai Agregat Halus. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(1).
[13] Fahri, M., Misdalena, F., & Yacub, V. K. (2025). Pengaruh Jenis Air Perawatan terhadap Kuat Tekan Beton pada Usia 28 Hari. Jurnal Konstruksi, 23(2), 259-266.
[14] Firdaus, M. R., Nisumanti, S., & Al Qubro, K. (2022). Pengaruh Pengerasan Beton Menggunakan Superplasticizer Terhadap Kuat beton Busa. Jurnal Tekno Global, 11(2), 56-61.
[15] Ridhayani, I., Dasar, A., Mahmuda, A. F., Manaf, A., & Patah, D. (2023). Perbandingan kinerja bata beton menggunakan abu cangkang sawit, abu sekam padi dan abu serat sagu. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 11(2), 241-248.
[16] Setiawan, B., & Naldi, S. (2024). Kajian Kuat Tekan Bata Cellular Lightweight Concrete (CLC) dengan Tambahan Abu Cangkang Kelapa Sawit. SAINSTEK, 12(2), 312-316.
[17] Rahmawati, L., Aswin, M., & Nursyamsi, N. (2026). SEM Evaluation of ECC-Porous Asphalt Gravel Mortar Composites Based on Styrofoam and Palm Shell Ash Based on Compressive Strength Tests: Evaluasi SEM terhadap Komposit Mortar ECC-Kerikil Aspal Porus Berbasis Styrofoam dan Abu Cangkang Sawit Berdasarkan Uji Tekan. Academia Open, 11(1), 10-21070.
[18] Hadi, F. R. A., Rif’aa, D. I., & Pratikso, P. (2026). Analisa Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton dengan Menggunakan Batu Apung Sebagai Substitusi Agregat Halus. Journal of Engineering and Applied Technology, 2(1), 229-238.
[19] Winarto, Y. R., Budianto, B., & Winarto, A. D. (2026). Pengaruh Struktur Makromonomer Superplasticizer Berbasis Polikarboksilat Terhadap Viskositas Dan Workability Beton. JURNAL DAKTILITAS, 6(1), 71-81.
[20] Wicaksana, A. T., & Rachman, T. (2025). Pengaruh Penambahan Air Terhadap Kuat Tekan Dan Pengembangan Pada Beton Busa Polimer Hibrida. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 6(3), 229-234.
[21] Manzilah, W. F., & Ikhwanul Qiram, S. T. (2025). Mechanical Strength Analysis of Composites As Advanced And Sustainable Future Materials. Journal of Educational Engineering and Environment, 4(1), 20-26.
[22] Djafar, R., & Djamalu, Y. (2024). Pemanfaatan Abu Terbang Circulating Fluidized Bed (CFBFA) sebagai Pengikat Rendah Karbon: Sintesis, Mekanisme Hidrasi–Geopolimerisasi, Stabilitas Volume, Durabilitas, dan Aplikasi Konstruksi (Literature Review). Journal of Energy and Mechanical Engineering, 1(2), 50-59.



