Pengaruh Substitusi Agregat Kasar PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari

Evaluasi Pengaruh Variasi Persentase PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari

Penulis

  • Pramudya Kurniawan Politeknik Negeri Pontianak
  • Ikhwan Arief Purnama Politeknik Negeri Pontianak
  • Dimas Nugroho Politeknik Negeri Pontianak
  • Sri Wahyuni Ravika Politeknik Negeri Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.58466/mvffq463

Kata Kunci:

Agregat Buatan, Kuat Tekan Beton, Limbah Plastik, Polyethylene Terephthalate

Abstrak

Polyethylene Terephthalate (PET) merupakan jenis limbah plastik yang memiliki tingkat degradasi alami sangat lambat dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Pemanfaatan PET sebagai agregat buatan dalam campuran beton menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap agregat alam sekaligus menekan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh substitusi agregat kasar menggunakan bahan PET terhadap kuat tekan beton pada umur 7 hari. Benda uji berbentuk silinder berukuran 15 × 30 cm dibuat dengan variasi substitusi PET sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 hari dengan target kuat tekan rencana 20 MPa. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan kuat tekan seiring meningkatnya kadar substitusi PET. Beton normal memiliki kuat tekan rata-rata 24,89 MPa, sedangkan substitusi 5% menghasilkan 20,38 MPa dan substitusi 10% menghasilkan 17,39 MPa, yang masih memenuhi kisaran kuat tekan rencana. Pada substitusi 15%, kuat tekan menurun menjadi 16,10 MPa, pada 20% sebesar 14,80 MPa, dan pada 25% sebesar 11,80 MPa. Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan PET sebagai pengganti sebagian agregat kasar dinilai efektif hingga batas substitusi 5%–10%.

Referensi

[1] Apriliya, R., Bahar, S. B., & Sayfullah, M. (2021). Pengaruh Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Bahan Tambah Botol Plastik Kemasan Air Mineral Jenis Polyethylene Terephthalate (PET). SCEJ (Shell Civil Engineering Journal), 6(1), 23–29.

[2] Baskara, J. S. D. (2022). Penggantian Parsial Semen Dari Ampas Kopi Dan Agregat Kasar Dari Limbah Plastik PET Pada Campuran Beton. Jurnal Proyek Teknik Sipil, 5(2), 9–15.

[3] Badan Standar Nasional. (2008). SNI 03-2834-2000 “Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal.”.Jakarta: Badan Standar Nasional.

[4] Badan Standar Nasional.2011. SNI-1974-2011 “Cara uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder”.Jakarta: Badan Standar Nasional.

[5] Hamid, R. M. D. D., Rahman, T., & Budiman, E. (2023). Penggunaan Sampah Plastik PET Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar Palu Pada Beton. Teknologi Sipil: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 7(1), 63–71.

[6] Hanafie, I. M., & others. (2023). Struktur Beton 1. PT. Nas Media Indonesia.

[7] Kamaliah, K., & Handayani, N. (2020). Pemanfaatan Limbah Plastik Jenis PET (Polyethylene Terephthalate) Pada Pembuatan Beton Mutu Rendah Di Kota Palangka Raya. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 5(1), 1–7.

[8] Renaldi, R., Jasman, J., & Adnan, A. (2024). Pemanfaatan Limbah Serat Plastik PET Terhadap Kuat Tekan Beton. Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang Dan Teknik Sipil.

[9] Sulianti, I., Amiruddin, Shaputra, R., & Daryoko. (2018). Analisis Pengaruh Besar Butiran Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Normal. Forum Mekanika, 7(1), 35–42.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Pengaruh Substitusi Agregat Kasar PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari: Evaluasi Pengaruh Variasi Persentase PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari. (2026). Journal of Research and Inovation in Civil Engineering As Applied Science (RIGID), 5(1), 29-36. https://doi.org/10.58466/mvffq463

Artikel Serupa

1-10 dari 15

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.