Relevansi Ciri Manusia Indonesia Dalam Buku Manusia Indonesia Karya Mochtar Lubis di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.58466/rjx2cq36Kata Kunci:
Mochtar Lubis, Ciri , Manusia Indonesia, Era digitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi ciri-ciri manusia Indonesia dalam buku Manusia Indonesia karya Mochtar Lubis dengan kondisi masyarakat pada era digital dan Society 5.0. Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keragaman budaya yang membentuk karakter sosial masyarakat, seperti gotong
royong, toleransi, dan nilai kekeluargaan. Seiring dengan perkembangan teknologi, nilai-nilai tersebut mengalami dinamika yang perlu dikaji secara kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan sumber data utama berupa buku Manusia Indonesia serta berbagai literatur pendukung yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan konsep-konsep utama yang kemudian dikaitkan dengan fenomena sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri-ciri
manusia Indonesia yang dikemukakan oleh Mochtar Lubis, seperti hipokritis, enggan bertanggung jawab, berjiwa feodal, percaya takhayul, memiliki sifat artistik, dan berwatak lemah, masih relevan hingga saat ini. Dalam konteks era digital, karakteristik tersebut mengalami transformasi dalam bentuk perilaku baru, seperti
penyebaran hoaks, cyberbullying, budaya imitasi, serta pencitraan diri di media sosial. Namun demikian,
masyarakat Indonesia juga menunjukkan potensi positif, terutama dalam kreativitas, solidaritas sosial, dan daya
adaptasi terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, pemahaman terhadap ciri-ciri manusia Indonesia menjadi penting sebagai refleksi kritis sekaligus landasan dalam membangun karakter masyarakat yang adaptif,
kritis, dan bertanggung jawab, tanpa kehilangan identitas nasional di tengah arus globalisasi.
Unduhan
Referensi
Ali, A. (2024). Faktor Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Cyber Bullying terhadap Anak di Media
Sosial. Jurnal Sosial Dan https://doi.org/https://doi.org/10.63821/ash.v1i2.348 Humaniora, 1(2),
219–226.
Aljabbar, M. M. (2024). Karakteristik orang munafik di era modern : analisis. Al Tadabbur : Jurnal
Ilmu Quran Dan Tafsir, 97–106. https://doi.org/10.30868/at.v9i01.6492
Badan Pusat Statistik. (2026). Persentasi penduduk miskin september 2025 menjadi 8,25 persen. 5
Februari. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/05/2536/persentase-penduduk-miskin
september-2025-turun--menjadi-8-25-persen-.html
DAN, D. T. A. (2020). Melalui buku, penelitian, hingga silaturahmi. 85 Tahun Taufik Abdullah
Perspektif Intelektual Dan Pandangan Publik, 311.
Denny Sumargo. (2025). Mengerikan, ini penglihatan https://youtu.be/S6bUzIvYpAs?si=c0TDFeEhklzrXsVB hard gumay 2026.
Hill, D. T. (2011). Jurnalisme dan politik di Indonesia: Biografi kritis Mochtar Lubis (1922-2004)
sebagai pemimpin redaksi dan pengarang. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Lesmana, K. D. Enam watak manusia indonesia: sebuah studi pemikiran mochtar lubis.
Lubis, M. (1977). Manusia Indonesia (1st ed.). Yayasan pustaka obor Indonesia.
Mardiasmo, D. Barnes, P. H. (2015). Community response to disasters in Indonesia: Gotong
royong; a double edged-sword. Proceedings of the 9thAnnual International Conference of the
International Institute for Infrastructure Renewal and Reconstruction. Australia: Queensland University
Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan Ilmu Sosial |E-ISSN 3063-2021 | Volume x Nomor x (20xx) DOI:https://doi.org/10.58466/adidaya of Technology. 301-307.
Mustari, M., & Darmayanti, R. (2024). Masa depan manajemen pendidikan di Indonesia: era society 5.0 teori, strategi, analisis, dan aplikasinya. Penerbit Adab.
Muthomimah. (2025). Pendidikan karakter dalam adab dan tradisi pondok pesantren di indonesia : analisis terhadap persepsi feodalisme di media. Pena Emas : Jurnal Pendidikan, 3(2), 594–607.
https://doi.org/https://doi.org/10.64688/jpe.v3i2.66
Nurfadilah, A. Potret Sejarah Revolusi Indonesia dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Karya Mochtar Lubis dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Peradantha, et al. (2025). Eksplorasi autoetnografi sebagai metode penelitian. Visualheritage : .
Putra, D.A., Fitra, T. R. (2021). Takhayul dalam masyarakat betawi perspektif sosio-historis. Jambe :
Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 3(2), 45–58.
Semma, M. (2008). Negara dan korupsi: pemikiran Mochtar Lubis atas negara, manusiaIndonesia,
dan perilaku politik. Yayasan Obor Indonesia.
Setiadi, W. (2018). Korupsi di Indonesia : penyebab,bahaya, hambatan dan upata pemberantasan, serta regulasi). Jurnal Legislasi Indonesia, 15(3), 249–262.
Sidiq, M. S. (2025). Analisis Peluang dan Tantangan Perdagangan Kerajinan Tangan ( Studi Kasus
Pada Perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat ). Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi,
2(4), 443–449. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jrme.v2i4.5891
Sukardiyono, & Rosana, D. (2019). Megabiodiversity Utilization through Integrated Learning Model of Natural Sciences with Development of Innertdepend Strategies in Indonesian Border Areas. Journal of Physics: Conference Series. 1233(1): 1–11.
Taun., Putri., Rahmawati., et al. (2025). Korupsi kolusi dan nepotisme sebagai penyebab disintegrasi. Moralita: Jurnal Pendidikan Dan Keewarganegaraan.
Widjanarko, P. (2004). Elegi Gutenberg: memposisikan buku di era cyberspace. Mizan Pustaka



Jurnal ini telah diindeks oleh :
