ANALISIS MIXING KODE PADA VIDEO YOUTUBE CHANNEL ATTA HALILINTAR

Kata Kunci:
Analisis, Campur Kode, Saluran YouTube.Abstrak
Sosiolinguistik mengeksplorasi hubungan antara bahasa dan masyarakat, mengakui bahwa individu menggunakan gaya bahasa yang berbeda ketika berinteraksi satu sama lain. Mengingat banyaknya variasi dalam penggunaan bahasa, orang sering mencampur bahasa dalam percakapan mereka-sebuah fenomena yang dikenal sebagai campur kode dalam sosiolinguistik. Campur kode adalah praktik yang umum terjadi di banyak komunitas, termasuk di kalangan figur publik terkenal. Salah satu contohnya adalah Atta Halilintar, seorang YouTuber Indonesia yang populer dengan basis pelanggan terbesar di Asia Tenggara. Penelitian ini meneliti terjadinya campur kode dalam video dari saluran YouTube Atta Halilintar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat campur kode yang ada dalam kontennya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, dan analisis isi diterapkan untuk meneliti campur kode. Penelitian ini mengkategorikan jenis campur kode berdasarkan klasifikasi Hoffman dan menilai tingkat campur kode menurut kerangka kerja Suwito. Frekuensi dan distribusi campur kode kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus Sudjiono. Temuan menunjukkan total 34 contoh campur kode dalam video yang dianalisis. Di antara jenis-jenis campur kode, campur kode intra-sentential adalah yang paling sering terjadi, sedangkan perubahan pengucapan adalah yang paling jarang terjadi. Mengenai tingkat campur kode, tingkat yang paling dominan adalah pada tingkat kata, sedangkan pengulangan kata dan idiom paling sedikit muncul
Referensi
Richards, Jack. (2003). Longman: Kamus Pengajaran Bahasa dan Linguistik Terapan. Inggris: Grup Longman.
Martono , Nanang (2011). Metode Penelitian Kuantitatif – Analisis Data Isi dan Analisis Data sekunder revisi 2. Jakarta: raja Grafindo Persada.
Holmes, Janet. (2013). Pengantar Sosiolinguistik Edisi ke-2. London: Oxford University Press.
Menetas, Evelyin dan Cheryl Brown. (1995). Kosakata, Semantik dan Pendidikan Langauge, (Cambridge: Cambridge University Press)
Denzim, N. K. dan Yvonna S. Lincoln (2009). Buku Pegangan Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Auer, Petrus. (1998). Pengalihan Kode dalam Percakapan – Interaksi dan Identitas Bahasa. London: Routledge.
Tukang roti, Colin. (2011). Yayasan Pendidikan Bilingual dan Bilingualisme. Kanada: Biddles.