Strategi Pemasaran Dan Pengelolaan Keuangan Pada Program "Bank Sayur" Hidroponik Rumah Tangga Berbasis Ekonomi Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.58466/75h1ev60Kata Kunci:
Bank Sayur, Strategi Pemasaran, Pengeloalaan KeuanganAbstrak
Akses terhadap sayuran segar dan sehat di wilayah perkotaan masih terbatas akibat ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, yang menyebabkan tingginya biaya dan rendahnya kesegaran produk. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Bank Sayur” hadir sebagai solusi untuk memberdayakan rumah tangga dalam memproduksi sayuran hidroponik skala kecil yang bebas pestisida, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga melalui sistem pemasaran kolektif. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Gedog Wetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada bulan Juni 2025, dengan melibatkan Kader, Karang Taruna dan Perangkat Desa sebagai mitra sasaran. Pelaksanaan dilakukan melalui lima tahap utama, yaitu survei dan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan budidaya, simulasi pemasaran dan pencatatan keuangan, serta evaluasi akhir. Metode yang digunakan mencakup pelatihan hidroponik, penerapan bauran pemasaran (4P), dan pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Hasilnya, peserta mampu menghasilkan sayuran berkualitas, memasarkan produk secara lokal maupun online, serta membuat laporan keuangan mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga, tetapi juga menciptakan model ketahanan pangan lokal berbasis komunitas yang dapat direplikasi
Unduhan
Referensi
Duan et al., (2024). Network embeddedness, entrepreneurial bricolage, and family farm sustainability. Frontiers in Sustainable Food Systems, Vol. 8, 2024
FAO. (2020). Urban Agriculture for Sustainable Food Systems. www.fao.org
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Kotler, Philip, dan Keller. (2016). Manajemen Pemasaran. Edisi ke 13, Jilid Jakarta: Penerbit Erlangga
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Alfabeta.
Nugrahani, dkk. (2019). Potential of Social Capital and Community Participation in Village Development. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, Vol. 12, No. 1
Sucipto dan Fatihin, MK (2024). Participatory Learning for Rural Community Empowerment. Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 30, No. 1.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.





