PERAN MUSIK GEREJAWI DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN JEMAAT DALAM IBADAH: STUDI SOSIOLOGIS DI GEREJA HKBP DAME RESSORT DAME
DOI:
https://doi.org/10.58466/p49v7b27Kata Kunci:
Musik Gerejawi, Keaktifan Jemaat, Ibadah, Sosiologi Agama, Tindakan SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran musik gerejawi dalam meningkatkan keaktifan jemaat dalam ibadah di Gereja HKBP Dame Ressort Dame. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap jemaat dan pendeta serta observasi selama berlangsungnya ibadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik gerejawi memiliki peran krusial dalam membangun suasana ibadah yang hidup dan mendorong keaktifan jemaat dalam bernyanyi. Musik tidak hanya berfungsi sebagai pengiring ibadah atau sekadar menunjukkan talenta, tetapi menjadi jalan spiritual untuk membantu jemaat menghayati makna firman Tuhan, meningkatkan semangat, serta memperkuat rasa kebersamaan. Selain itu, kualitas pelayanan musik, ketepatan ketukan, dan pengenalan lagu turut mempengaruhi tingkat partisipasi jemaat. Tantangan kontemporer seperti pergeseran minat generasi muda dan kemudahan instan dari teknologi musik juga dibahas. Dengan demikian, musik gerejawi dipahami sebagai salah satu agen konstruksi sosial yang penting dalam meningkatkan keaktifan jemaat, baik secara emosional maupun komunal, dalam konteks ibadah gereja.Unduhan
Referensi
Antonius Joko Hermawan. “PENGARUH NYANYIAN LITURGI ‘BBT’ TERHADAP PARTISIPASI KAUM MUDA DALAM PERAYAAN EKARISTI.” Jurnal Teologi, 2, vol. 06 (November 2017).
Berger, Peter L., and Thomas Luckmann. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Open Road Media Integrated Media, 2011.
Fanggidae, Rudi, Meyrlin Saefatu, Dersy Rejoice Taneo, Maha Dewi Rambu Dewata, and Aprianus Meta Djangga Uma. “Penggunaan Pola Iringan Musik Dalam Ibadah Minggu Di Gereja Kristen Sumba (GKS), Klasis Waingapu.” Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni 22, no. 1 (2024): 1–11. https://doi.org/10.21831/imaji.v22i1.58501.
Mendrofa, Firminus. “Peran Musik Liturgi Menurut Sacrosantum Concilium No.112-121 Dalam Perayaan Ekaristi.” Grenek Music Journal 13, no. 1 (2024): 25. https://doi.org/10.24114/grenek.v13i1.52804.
Nekola, Anna E. “Congregational Music as Phatic Communication: Affect, Atmosphere, and Relational Ways of Listening and Being.” Yale Journal of Music & Religion 8, no. 1 (2022). https://doi.org/10.17132/2377-231X.1188.
Panjaitan, Firman, and Marthin Steven Lumingkewas. “Ibadah Jemaat Kristen Kontemporer Abad 21 Dan Tinjauan Kritis-Liturgis.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 2, no. 1 (2019): 162–85. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.49.
Roostin, Erna. “Penggunaan Media Geometri Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Dalam Menciptakan Bentuk.” Aulad : Journal on Early Childhood 2, no. 1 (2019): 1–8. https://doi.org/10.31004/aulad.v2i1.10.
Siahaan, Elisabeth Cristiani, and Benyamin Telnoni. “Media Musik Sebagai Pendekatan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.” EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN 4, no. 5 (2022): 6856–64. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3265.
Tiurina, Shirley. “Apresiasi Musik Oleh Jemaat Ketika Menyanyikan Lagu Ibadah Di Kebaktian Minggu.” Grenek Music Journal 11, no. 2 (2022): 68. https://doi.org/10.24114/grenek.v11i2.38780.
Weber, Max, Guenther Roth, and Claus Wittich. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. University of California Press, 1978.
Wijayanto, Bayu. “Strategi Musikal Dalam Ritual Pujian Dan Penyembahan Gereja Kristen Kharismatik.” Resital: Jurnal Seni Pertunjukan 16, no. 3 (2017): 125–40. https://doi.org/10.24821/resital.v16i3.1678.
Zulfa, Yusrina, and Ahmad Junaidi. “Studi Fenomenologi Interaksi Sosial Perempuan Bercadar Di Media Sosial.” Koneksi 2, no. 2 (2019): 635. https://doi.org/10.24912/kn.v2i2.3947.



Jurnal ini telah diindeks oleh :
