Thickness Planning for Rigid Pavement on Lestari Plantation Road, Sungai Awan Kiri Village, Ketapang Regency

Authors

  • Muhammad Firza Politeknik Negeri Ketapang
  • Yoseph Yustinus Politeknik Negeri Ketapang
  • Firmanilah Kamil Politeknik Negeri Ketapang

DOI:

https://doi.org/10.58466/94473j81

Keywords:

rigid pavement, LHRN, CBR subgrade, road pavement design thickness, budget plan

Abstract

Perkebunan Lestari Road is a local road that functions as public access to plantation and residential areas in Sungai Awan Kiri Village, Muara Pawan District, Ketapang Regency, West Kalimantan, Indonesia. The existing road condition is an unpaved dirt surface that suffers severe damage, particularly during the rainy season, resulting in reduced accessibility and vehicle comfort. This condition highlights the need for proper pavement planning to support transportation activities and local economic development. This study aims to determine the Average Daily Traffic (LHRN), evaluate the subgrade bearing capacity based on the California Bearing Ratio (CBR), design the rigid pavement thickness, prepare planning drawings, and estimate the construction budget for the development of Perkebunan Lestari Road. The research employed a quantitative approach with data collection through field observation, literature review, and documentation. The rigid pavement thickness design refers to the Indonesian National Standard SNI 8457:2017 Pavement Design Catalog, considering road classification and traffic loading. Field investigation results indicate a planned rigid pavement length of 500 m and a width of 3 m. The analysis shows that the LHRN value is 0.67 vehicles, indicating low traffic volume, while the average CBR value of the subgrade soil is 6.64%, representing moderate soil strength. Based on these parameters, the pavement structure consists of a 0.05 m thick lean concrete layer and a 0.15 m thick concrete slab. The estimated total construction cost for the rigid pavement is IDR 619,012,526.00. The proposed pavement design is expected to improve road performance, enhance traffic flow, and support plantation and community activities along the road.

References

[1] Alifta, A. R., & E. M. (2020). “Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta Proses Pelelangan pada Proyek Pembangunan Jembatan Wanarata Pemalang”. Skripsi. Semarang: Universitas Semarang.

[2] Arifin, S. (2022). Jenis Perkerasan Jalan Raya dan Penjelasan Lengkapnya. CV. Mutu Utama Geoteknik. Diakses pada 10 Maret 2025, dari https://www.mutuutamageoteknik.co.id/jenis-perkerasan-jalan-raya/

[3] Budi, M. R. S., Suhartinah, S., & Manggala, A. S. (2018). Perbandingan Estimasi Anggaran Biaya dan Schedule Proyek Pembangunan Rumah Sakit Al Huda Banyuwangi Menggunakan Metode SNI dan Metode BOW. Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon, 3(2), 1–9.

[4] Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. (2003). Pd T-14-2003 tentang Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen. Jakarta: Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

[5] Direktorat Jenderal Bina Marga. (2017). Manual Desain Perkerasan Jalan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

[6] Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan rakyat.

[7] Fathansyah. (2002). Analisis dan Perancangan Dalam Proyek. Jakarta: Prenhallindo.

[8] Ghassani, D. B., & Saefudin, M. (2022). Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Struktur dan Proses Tender Proyek Peningkatan Jl. Kendal-TPI. Journal of Engineering Research and Application, 1(2), 1–13.

[9] Hadi, P. L., Wasanta, T., & Santosa, W. (2021). Pengaruh Indeks Infrastruktur Jalan terhadap Indikator Ekonomi di Indonesia. Jurnal HPJI, 7(2), 143–152.

[10] Hilmi, M. A., Lutfiana, Y., Alfiansyah, A. D., & Kamandang, Z. R. (2023). Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Jalan Ki Ageng Gribig Malang. Journal of Civil Engineering, 2(2), 56–64.

[11] Ibrahim, H. B. (2001). Rencana dan estimate real of cost. Jakarta: PT Bumi Aksara.

[12] Junaedi. (2022). Perbandingan Daya Dukung (CBR) Kondisi Soaked dan Unsoaked Agregat Kelas B Berdasarkan Variasi Gradasi Lapangan (Studi kasus: Material Agregat Kelas B di Quary Pulau Bengkalis). Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT). Politeknik Negeri Bengkalis.

[13] Kamuli, S., Wantu, S. M., Hamim, U., Djafar, L., Sahi, Y., & Dahiba, H. (2023). Pemberdayaan Berkelanjutan melalui Pemanfaatan Dana Desa bagi Masyarakat Pesisir di Desa Momalia Kecamatan Posigadan Provinsi Sulawesi Utara. Jambura Journal Civic Education, 3(2), 279–293.

[14] Kementerian Pekerjaan Umum. (2010). Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 04/SE/M/2010 tentang Pemberlakuan Pedoman Cara Uji California Bearing Ratio (CBR) dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

[15] Kementerian PUPR. (2023). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2023 tentang Persyaratan Teknik Jalan dan Perencanaan Teknis Jalan. Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

[16] Novianti, D. L. (2024). “Perencanaan Peningkatan Ruas Jalan Gajah Mada Dalam Kabupaten Ketapang Menggunakan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)”. Tugas Akhir. Ketapang: Politeknik Negeri Ketapang.

[17] Nugroho, P. (2018). “Pengaruh Pertumbuhan Jumlah Kendaraan Terhadap Umur Rencana Perkerasan Kaku pada Jalan Karya Jaya Medan”. Tugas Akhir. Medan: Universitas HKBP Nommensen.

[18] Pedoman Konstruksi dan Bangunan. (2005). Pd T-07-2005-B tentang Pelaksanaan Pekerjaan Beton untuk Jalan dan jembatan. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

[19] Rahayu, E. W., Febrianti, B. S., & Khadafi, M. (2021). Kajian Infrastruktur Jalan Lingkungan Permukiman Desa Montong Gamang. Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram, 8, 34–39.

[20] Saputri, U. S., Hidayat, M., & Permadi, D. D. (2025). Pendampingan Perencanaan Pekerjaan Jalan Lingkungan di Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 5(1), 89–93.

[21] Sidabutar, R. A., Saragi, Y. R., Pasaribu, H., Pardede, M., & Hutabarat, T. (2021). Evaluasi Perkerasan Jalan Kaku (Rigid Pavement) Pada Jalan SM Raja Medan dengan Metode Bina Marga. Jurnal Visi Eksakta, 2(2), 215–224.

[22] Sriharyani, L., & Oktami, D. (2016). Kajian Penggunaan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk Uji Lapangan pada Tanah Dasar Pekerjaan Timbunan Apron (Studi Kasus di Bandar Udara Radin Inten II Lampung). Jurnal Tapak, 5(2), 89–97.

[23] Standar Nasioan Indonesia. (2017). SNI 8457 tentang Rancangan Tebal Jalan Beton Untuk Lalu Lintas Rendah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

[24] Standar Nasional Indonesia. (2012). SNI 1744 tentang Metode Uji CBR Laboratorium. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

[25] Standar Nasional Indonesia. (2017). SNI 2052 tentang Baja Tulangan Beton. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

[26] Sukirman, S. (1999). Dasar-dasar Perencanaan Geometrik jalan. Nova. Bandung.

[27] Sukirman, S. (2003). Konstruksi Perkerasan Jalan Raya. Nova. Bandung.

[28] Sumarda, G., Kariyana, I. M., & Subekti, I. S. (2022). Perencanaan Tebal lapis Tambah (Overlay) Runway Eksisting Bandara Internasional Lombok. Jurnal Ilmiah Vastuwidya, 5(1), 22–31.

[29] Supranoto, B., & Hariyanto. (2022). Pengaruh Daya Dukung Tanah Dasar (Subgrade) terhadap Tebal Perkerasan Flexible Pavement. Jurnal Simetris, 16(2), 38–44.

[30] Undang-Undang Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan. Indonesia: Presiden Indonesia.

[31] Waruwu, A., Zega, O., Rano, D., Panjaitan, B. M. T., & Harefa, S. (2021). Kajian Nilai California Bearing Ratio (CBR) pada Tanah Lempung Lunak dengan Variasi Tebal Stabilisasi Menggunakan Abu Vulkanik. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 17(2), 116.

[32] Wibisono, G. I., Ramadan, F. E., & Fajar, A. H. (2019). Analisis Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) dalam Menghindari Kecelakaan. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik (JMBTL), 5(3), 359–366.

Published

2026-02-16

Issue

Section

artikel

How to Cite

Thickness Planning for Rigid Pavement on Lestari Plantation Road, Sungai Awan Kiri Village, Ketapang Regency. (2026). Journal of Research and Inovation in Civil Engineering As Applied Science (RIGID), 5(1), 48-55. https://doi.org/10.58466/94473j81

Similar Articles

11-20 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.