POTENSI KOMPOS Azolla pinnata SEBAGAI ALTERNATIF PENGGUNAAN PUPUK ANORGANIK NPK UNTUK PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING

Penulis

  • Suci Arlin Politeknik Negeri Ketapang
  • Sopiana Sopiana Politeknik Negeri Ketapang
  • Sarwendah Ratnawati Hermanto Politeknik Negeri Ketapang
  • Beny Setiawan Politeknik Negeri Ketapang
  • Rika Fitry Politeknik Negeri Ketapang

DOI:

https://doi.org/10.58466/rzpr9z04

Kata Kunci:

kakao, Azolla pinnata, pupuk anorganik

Abstrak

pengoptimalkan pupuk organik yang terbukti ramah lingkungan dan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan alternatif dalam mensubtitusi pupuk organik tersebut yaitu dengan penggunaan kompos Azolla pinnata. Kompos Azolla pinnata memiliki potensi untuk mensubtitusi  penggunaan pupuk anorganik N, P dan K karena kandungan hara tersebut sudah tersedia di dalam kompos Azolla pinnata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos Azolla pinnata terkecil yang memberikan pertumbuhan sama dengan pemberian pupuk anorganik (NPK) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao pada tanah PMK. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan. Sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga diperoleh 60 tanaman. Adapun perlakuan terdiri dari K0: pupuk NPK 24 g polybag-1, K1: kompos Azolla pinnata 100 g polybag-1, K2: kompos Azolla pinnata 150 g polybag-1, K3: kompos Azolla pinnata 200 g polybag-1, K4: kompos Azolla pinnata 250 g polybag-1. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan sidik ragam atau Analisis of Variance (ANOVA). Apabila perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5% dengan menggunakan aplikasi DSAASTAT. Hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan pemberian pupuk anorganik (NPK) dan kompos Azolla pinnata memberikan pengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman, diameter batang dan klorofil daun. Hasil uji BNT taraf 5% menunjukkan perlakuan dengan dosis kompos Azolla pinnata 200 g polybag-1 sudah dapat memberikan pertumbuhan yang sama dengan pemberian pupuk anorganik (NPK) dengan dosis 24 g polybag-1 pada pembibitan kakao di tanah PMK.

 

Referensi

Adji, I, S, Susila, A, D, Purnawati, H. 2024, ‘Pengaruh Kandungan P dan K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum) pada Tanah Andisol’, Bul. Agrohorti, vol. 12, no. 3, hh. 327-335.

Ahdi, A, Salman, S, Sumasari, M, D. 2021, ‘Pengaruh Kompos Azolla sp dan Pupuk N terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)’, Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, vol. 9, no. 1, hh. 85-90.

Buwono, G, R., Ariani, E. 2016, ‘Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) dengan Pemberian Abu Janjang Kelapa Sawit dan Pupuk NPK pada Media Gambut, ‘Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, vol. 3, no. 2, hh. 6.

Febriana, D, Susilastuti, D. 2024, ‘Pengaruh Keragaman Jenis Organisme terhadap Kesuburan Tanah, ‘ Jurnal Agroscience, vol. 14, no. 1, hh. 1-11.

Hepriyani, A, D, Hidayat, K, F, Utomo, M. 2016, ‘Pengaruh Pemupukan Nitrogen dan Sistem Olah Tanah Jangka Panjang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Gogo (Oryza sativa L.) Tahun ke-27 di Lahan Politeknik Negeri Lampung, ‘ Jurnal Agrotek Tropika, vol. 4, vol. 1, hh. 36-42.

Juliasih, E, Sari, D, P, Rahmawati, R. 2023, ‘Peran Tanaman Kakao dalam Perekonomian Indonesia, ‘Jurnal Pertanian dan Kehutanan, vol. 14, no. 1, hh. 100-110.

Jumardin, Aksara, A, Widyawati, Idris. 2021, ‘Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis pada Berbagai Waktu Aplikasi Pupuk Organik Cair, ‘Jurnal Agrotech, vol. 11, vol. 2, hh. 85-91.

Kaya, P, S, E, Silahooy, C. 2017, ‘Perbaikan Beberapa Sifat Fisik Tanah Sawah Ditanami Semangka Melalui Pemberian Bahan Organik, ‘Jurnal Agroekoteknologi, vol. 5, no. 4. hh. 152-158.

Kurniawan, E, Zainuddin, G, Putri, N. 2017, ‘Pemanfaatan Urine Kambing pada Pembuatan Pupuk Organik Cair terhadap Kualitas Unsur Hara Makro (NPK), ‘ Seminar Nasional Sains danTeknologi 2017. hh. 1-10.

Lestari, S, U, Muryanto. 2018, ‘Analisis Beberapa Unsur Kimia Kompos Azolla mycrophylla, ‘ Jurnal Ilmiah Pertanian, vol. 14, no. 2, hh. 60-65.

Matur, Syafaruddin, Syakir, M. 2015, ‘Peran dan Pengelolaan Hara Nitrogen pada Tanaman Tebu untuk Peningkatan Produktivitas Tebu, ’Perspektif, vol. 14, no. 2, hh. 73-86. Diakses dari

Munawar, R. 2016, ‘Pengaruh Biochar Tongkol Jagung sebagai Media Pertumbuhan Alternatif Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) terhadap Aktivitas Antimikroba, ‘ Jurnal Sains dan Seni ITS., vol. 5, no. 1, hh. 1-12.

Pusat Data dan Sistem Informatika Pertanian Sekertariat Jendral Kementerian Pertanian. 2022, ‘Outlook Komoditas Perkebunan Kakao, Jakarta, 23.

Sari, R, Nugroho, A. 2020, ‘Peran Kalium dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman, ‘ Jurnal Agroekoteknologi, vol. 12, no. 1, hh. 45-52.

Sarif, P, Hadid, A, Wahyudi, I. 2015, ‘Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Akibat Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Urea, ‘ Jurnal Agrotekbis, vol. 3, no. 5, hh. 585-591.

Satria, N, Wardati, Khoiri, M, A. 2015, ‘Pengaruh Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Gaharu (Aquilaria malaccencis), ‘ Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian, vol. 2, no. 1, hh. 1-14.

Simangunsong, H, Fatiha, R. 2022, ‘Pengaruh Pemberian Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Tanaman, ‘ Jurnal Pertanian dan Lingkungan. Vol. 10, no. 1, hh. 25-30.

Syahputra, B, S, A, Sofian, A, Ali, E, S. 2017, ‘Pemanfaatan Limbah Solid Pabrik Kelapa Sawit dan Konsentrasi Pupuk NPK (16-16-16) untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre Nursery, ‘ Agrofolium, vol. 2, no. 1, hh. 56-64.

Wahyudi, Seprido, Pramana, A. 2023, ‘Uji Interval Pemberian Pupuk NPK Mutiara 16:16:16: pada Pembibitan Tanaman Kakao (Theobrama cacao L), ‘ Jurnal Agro Indragiri, vol. 9, no. 2, hh. 66- 73.

Warni, D, N, Wawan, Khoiri, M, A. 2015, ‘Pengaruh Pemberian Dosis Kompos Azolla microphylla terhadap Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) di pembibitan, ‘ Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian, vol. 2, no. 2, hh. 6.

Widyastuti, L, S, Parapasan, Y, Same, M. 2021, ‘Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Berbagai Jenis Klon dan Jenis Pupuk Kandang, ‘ Jurnal Agro Industri Perkebunan, vol. 9, no. Hh. 109-118.

Wijaya, A, A., Rahayu, H, D, Oksifa, A, R., Rachmadi, M, Karuniawan, A. 2015, ‘Penampilan Karakter Agronomi 16 Genotip Kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Pertanaman Tumpangsari dengan Jagung (Zea mays L.) pola 3: 1, ‘ Jurnal Agro, vol. 2, no. 2, hh. 30-40.

Yusaprilani, B. 2024, ‘Perbandingan Respon Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) Akibat Pemberian Pupuk Anorganik dan Kompos Azolla pinnata pada Tanah PMK, ‘ Tugas Akhir, ‘ Politeknik Negeri Ketapang.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-25

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

POTENSI KOMPOS Azolla pinnata SEBAGAI ALTERNATIF PENGGUNAAN PUPUK ANORGANIK NPK UNTUK PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING. (2025). Journal of Agro Plantation (JAP), 4(2), 373-381. https://doi.org/10.58466/rzpr9z04

Artikel Serupa

1-10 dari 26

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>