PERBANDINGAN EFEK H2SO4 DAN ZAT PENGATUR TUMBUH CAMPURAN DARI BAHAN ALAMI DALAM MEMATAHKAN DORMANSI BENIH KOPI ROBUSTA
DOI:
https://doi.org/10.58466/4avkk766Kata Kunci:
Benih kopi, H2SO4, ZPT campuranAbstrak
Benih kopi merupakan benih yang mengalami masa dormansi sehingga memperlambat proses perkecambahan. Penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami seperti air kelapa muda dan ekstrak bawang merah dapat menjadi alternatif dalam mematahkan dormansi, karena selain bahan yang mudah diperoleh juga bisa dibuat sendiri, aman, serta ramah lingkungan dibanding penggunaan bahan kimia terutama asam kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi ZPT campuran dari bahan alami tersebut yang mampu menggantikan penggunaan H2SO4 dalam mematahkan dormansi benih kopi robusta. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Jl. Gusti Mesir, Desa Medan Jaya, Kayong Utara Kalimantan Barat dari Januari hingga April 2025, menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan yang diulang sebanyak tiga ulangan dan setiap ulangan menggunakan 25 benih. Perlakuan terdiri dari H2SO4 20% (kontrol), ZPT campuran dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Parameter yang diamati yaitu daya berkecambah, laju perkecambahan, indeks vigor dan intensitas dormansi. Analisis data menggunakan sidik ragam dan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan ZPT campuran air kelapa muda dan ekstrak bawang merah 100% dapat menggantikan H2SO4 dalam mematahkan dormansi benih kopi robusta.
Referensi
Adnyana, IKD, Mahfudz, M, Syamsiar, S. 2022, ‘Pengaruh Perendaman Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.) terhadap Viabilitas Benih Kopi Robusta (Coffea Canephora). Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, vol. 10, no.2, hh. 337-347.
Badan Pusat Statistik (2023), Statistik Kopi dan Kelapa Sawit Indonesia 2023, Katalog BPS, Jakarta.
Benomran, FA, Al Hasan, Masood, SS. 2008, ‘Accidental Fatal Inhalation of Sulfuric Acid Fumes, Journal of Forensic and Legal Medicine, vol. 15, hh. 56-58.
Emilda, 2020, ‘Potensi Bahan-bahan Hayati sebagai Sumber Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami’, Jurnal Agroristek. Vol. 3, no.2, hh. 64-72.
Fitri, SR, Anhar, A, Advinda, L, Violita, V. 2022, ‘The Respons of the Growth of Robusta Coffee (Coffea Canephora. L) that Received Treatment of Time of Immersion and Concentration of Sulphic Acid (H2SO4)’, Jurnal Serambi Biologi, vol. 7, no. 4, hh. 331-338.
Gunawan, H, Lestari, AP, Jasminarni. 2024, ‘Lama Perendaman Benih Kopi Robusta (Coffea robusta L.) dalam Asam Sulfat (H2SO4) terhadap Pematahan Dormansi’, Jurnal Agroecotania, vol.7, no.2, hh. 25-34.
Hedty, Mukarlina, Turnip, M. 2014, ‘Pemberian H2SO4 dan Air Kelapa pada Uji Viabilitas Biji Kopi Arabika (Coffea arabika L.)’, Protobiont, vol. 3, no.1, hh. 7-11.
Hermawan, Y, Suroso, B, Wijaya, I, Wibowo, A. 2017, ‘Pengujian Mutu Perkecambahan dan Bibit Tiga Jenis Kopi (Coffea sp) pada Beberapa Kombinasi Teknik Pematahan Dormansi’, Agrika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. vol.17, no.1, hh.133-143.
Junita, D, Hamidan, Siregar, MPA, Ariska, N, Resdiar, A. 2023, ‘Pengaruh Konsentrasi HCl dan Lama Perendaman terhadap Pematahan Dormansi pada Benih Kopi (Coffea sp.)’, Jurnal Agrotek Lestari. Vol. 9, no.1, hh. 116-124.
Kurnianingrum, I, Rosya, A. 2024, ‘Optimalisasi Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami untuk Perlakuan Benih Tomat (Solanum Esculentum) dengan Variasi Konsentrasi Guna Peningkatan Viabilitas Benih’, Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, vol. 9, no. 1, hh. 65-72.
Kurniati, F, Sudartini, T, Hidayat, D. 2017, ‘Aplikasi Berbagai Bahan ZPT Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kemiri Sunan (Reutealis trisperma)’, Jurnal Agro, vol.4, no.1 hh. 40–42.
Lestari, D, Linda, R, Mukarlina. 2016, ‘Pematahan Dormansi dan Perkecambahan Biji Kopi Arabika (Coffea arabika L.) dengan Asam Sulfat (H2SO4) dan Giberelin (GA3)’, Protobiont, vol.5, no.1, hh. 8-13.
Mahendra, B. 2021, ‘Pengaruh Lama Perendaman Biji Kopi dalam Air Kelapa terhadap Perkecambahan Benih Kopi Robusta’, Perwira Journal of Science and Enginering. Vol. 1, no. 1, hh. 1-12.
Mudaningrat, A, Nada S. 2021, ‘Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh dalam Kandungan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Tanaman Jahe (Zingiber officinale) dan Tanaman Kencur (Kaempferia galangal L.)’, Prosiding Semnas Biologi 9 FMIPA Universitas Negeri Semarang, hh. 1-9.
Nengsih, Y, Hartawan, R. 2017, ‘Penggunaan Larutan Kimia dalam Pematahan Dormansi Benih Kopi Liberika’, Jurnal Media Pertanian, vol.2, no.2, hh.85-91.
Novita, T, Evita, Jasminarni. 2023, Pematahan Dormansi Benih Kopi Arabika Kerinci dengan Berbagai Bahan Perendaman, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, vol. 23, no.1, hh. 935-938.
Nurhaliza, A, Priyadi, R, Sunarya, Y. 2023, ‘Pengaruh Berbagai Cara Pemecahan Dormansi Benih Kopi Arabika (Coffea arabica L.) terhadap Perkecambahan, Journal of Agrotechnology and Crop Science), vol. 1, no.1, hh. 3-5.
Rahmawati, I. 2023, Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Komoditas Unggulan, Pustaka Rakyat, Yogyakarta.
Riyanti, 2022, ‘Pengaruh Skarifikasi dan Perbedaan Ukuran Biji terhadap Perkecambahan Benih Kopi Robusta (Coffea, sp), Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan, vol. 5, no.2, hh. 112-123.
Salisbury, FB., Ross, CW., 1995. Fisiologi Tumbuhan: Jilid 3. p. 1-339. Lukman DR., Sumaryono (Penerjemah). ITB Press, Bandung.
Silalahi, M. 2017, ‘Pengaruh Asam Kuat, Pengamplasan dan Lama Perendaman terhadap Laju Imbibisi dan Perkecambahan Biji Aren (Arenga pinnata), Al-Kauniyah: Journal of Biology, vol. 10, no.2, hh. 73-82.
Sitanggang, ARS, Irmansyah, T. 2021, ‘Effect of Dormancy Treatment on Germination of Arabica Coffee (Coffea arabica L.), Jurnal Agroekoteknologi, vol. 9, no. 3, hh. 40-46.
Sinaga, K, Chen, CC, Jagau, Y. 2021, ‘Pematahan Dormansi Benih Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq.) Menggunakan Kalium Nitrat (KNO3) dan Air Kelapa’, AgriPeat, vol. 22, no. 01, hh. 1-10.
Tini, EW, Sakhidin, Saparso, Haryanto, TAD. 2022, ‘Kandungan Hormon Endogenous pada Tanaman Hortikutura’, Jurnal Galung Tropika, vol. 11, no.2, hh. 132-142.
Wijayanti, PR. 2023, ‘Riview Pematahan Biji dengan Metode Skarifikasi Mekanik dan Kimia’, Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, vol. 5, no. 2, hh. 109-116.



