PENGARUH ARANG SEKAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO(Theobroma cacao L.) PADA TANAH PASCA TAMBANG
DOI:
https://doi.org/10.58466/wnw17b48Abstrak
konstribusi dalam upaya peningkatan devisa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arang sekam bagi pertumbuhan bibit kakao pada tanah pasca tambang dan dosis yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga diperoleh 72 sampel tanaman. Adapun perlakuannya yaitu: P0: Tanpa Arang Sekam, P1:Arang Sekam 350 g/polybag, P2: Arang Sekam 450 g/polybag, P3: Arang Sekam 550 g/polybag, P4: Arang Sekam 650 g/polybag, dan P5: Arang Sekam 750 g/polybag. Parameter yang diamati yaitu tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan pH tanah. Hasil uji DMRT menunjukkan bahwa perlakuan arang sekam 650 g/polybag dapat mempengaruhi tinggi bibit, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan pH tanah.
Referensi
Anggeraini, R., Utoyo, B., Indrwati, W. (2017). Pengaruh Pupuk Majemuk Tablet pada Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agro Industri Perkebunan. 5, 1-14.
Angrainy, R., Maryani, A. T., & Salim, H. (2021). Respons Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Kompos Kulit Buah Kakao. Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian. 4(1), 7-15.
Anwar, K., Kurniawan, T., & Syamsuddin,
S. (2022). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 7(3), 621-630.
Aprillia, R., Mukhtar, W., Setiawati, S., & Asbanu, G. C. (2021). Karakteristik Tanah Bekas Tambang Bauksit dan Tailing Di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains. 10(2), 208-217.
Badan Pusat Statistik Perkebunan Unggulan Nasional, (2020- 2022). Luas Areal Perkebunan dan Produktivitas Kakao, Kalimantan Barat. 452-529.
Cahyaningrum, S. J. (2022). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Arang Sekam Pada Tanah Bekas Tambang Emas (Doctoral Dissertation, UIN Sultan Syarif Kasim Riau). [cite_start]Seminar Nasional Integrasi Pertanian dan Peternakan Vol 1(1):236-246, Mei 2023.
Citra, Y. (2024). Bioremediasi Tanah Bekas Tambang Emas Dengan Biochar Sekam Padi dan Kompos Kotoran Ayam Dalam Percobaan Inkubasi (Skripsi Jurusan Pertanian dan Bisnis, Politeknik Negeri Ketapang).
Duaja, M. D., Kartika, E., & Fransisca, D.
C. (2020). Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit dan Pupuk Anorganik Pada Tanaman Kailan (Brassica Alboglabra) Di Tanah Bekas Tambang Batu Bara. Agric. 32(1), 29-38.
Wawan, Saputra, S. I. (2022). Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Biochar Sekam Padi pada Media Dystrudepts terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.). Jurnal Agroteknologi Tropika. 11, 47-60.
Fitriani, N., Sulistyowati, H., & Hendarti, I. (2025). Pengaruh Pemberian Arang Sekam Padi Dan Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Okra Di Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Sains Pertanian Equator. 14(2), 345-352.
Gardner, F.P., Pearce dan R.L. Mitchell. (2017). Fisiologi Tanaman Budidaya. [cite_start]UI Press: Jakarta
Ginting, I. F., Yusnaini, S., Dermiyati, D., & Rini, M. V. (2018). Pengaruh Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskular dan Penambahan Bahan Organik pada Tanah Pasca Penambangan Galian C terhadap Pertumbuhan dan Serapan Hara P Tanaman Jagung (Zea mays L.).



