Perancangan Sistem Panic Button Terintegrasi dengan Call Center 112 Kabupaten Ketapang
DOI:
https://doi.org/10.58466/zdh60p27Kata Kunci:
Panic Button, Call Center 112, ESP-NOW, ESP8266, Internet of Things, pelaporan daruratAbstrak
Keamanan dan keselamatan di lingkungan permukiman memerlukan mekanisme pelaporan darurat yang cepat dan mudah digunakan. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem Panic Button yang terintegrasi dengan Call Center 112 Kabupaten Ketapang menggunakan komunikasi nirkabel ESP-NOW dan perangkat berbasis ESP8266. Pengembangan sistem menggunakan model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, deployment, dan pemeliharaan. Sistem terdiri atas perangkat Panic Button dengan tiga kategori kejadian, aplikasi mobile, dashboard monitoring berbasis web, basis data, serta API untuk integrasi pelaporan. Pengujian dilakukan dengan black-box testing terhadap 81 variabel uji dan User Acceptance Testing (UAT) menggunakan skala dikotomi pada satu petugas Call Center 112 dan sepuluh pengguna aplikasi. Hasil menunjukkan seluruh 81 variabel uji berhasil dijalankan (100%), sedangkan UAT menghasilkan 58 dari 58 jawaban “Ya” (100%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem memenuhi fungsi yang dirancang dan diterima sangat baik pada skenario serta responden pengujian yang digunakan.
Referensi
[1] F. Septian, T. Sukwika, and M. D. D. Maharani, “Identifikasi Hambatan Pada Penanganan Penanggulangan Kebakaran Di Wilayah Jakarta Timur menggunakan metode bowtie analysis dan A’WOT analysis,” Jurnal Migasian, vol. 5, no. 2, pp. 52–64, 2021, doi: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.180.
[2] Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, “Layanan Nomor Panggilan Darurat 112,” 2025. [Online]. Available: https://layanan112.komdigi.go.id/
[3] Pemerintah Kabupaten Ketapang, Peraturan Bupati Ketapang Nomor 97 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan layanan Call Center 112 Kabupaten Ketapang, Ketapang, 2022.
[4] A. Selay, G. D. Andgha, M. A. Alfarizi, M. I. B. Wahyudi, M. N. Falah, M. Khaira, and M. Encep, “Internet of Things,” Karimah Tauhid, vol. 1, no. 6, pp. 860–868, 2022.
[5] M. F. Wicaksono, “IoT for residential monitoring using ESP8266 and ESP-NOW protocol,” Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika (JITEKI), 2022.
[6] R. D. Rusdiyan Yusron and M. M. Huda, “Analisis Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Model Waterfall Dalam Peningkatan Inovasi Teknologi,” Journal Automation Computer Information System, vol. 1, no. 1, pp. 26–36, 2021, doi: 10.47134/jacis.v1i1.4.
[7] S. Narulita, A. Nugroho, and M. Z. Abdillah, “Diagram Unified Modelling Language (UML) untuk Perancangan Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SIMLITABMAS),” Bridge: Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Tele-komunikasi, vol. 2, no. 3, pp. 244–256, 2024, doi: 10.62951/bridge.v2i3.174.
[8] H. G. Simanullang, A. P. Silalahi, and D. R. Manalu, “Sistem informasi pendaftaran mahasiswa baru menggunakan framework CodeIgniter dan Application Programming Interface,” Ultima InfoSys: Jurnal Ilmu Sistem Informasi, vol. 12, no. 1, pp. 67–73, 2021.
[9] V. H. Pranatawijaya, Widiatry, R. Priskila, and P. B. A. A. Putra, “Penerapan Skala Likert dan Skala Dikotomi Pada Kuesioner Online,” Jurnal Sains dan Informatika, vol. 5, no. 2, pp. 128–137, 2019, doi: 10.34128/jsi.v5i2.185.
[10] R. Santos, “Getting started with ESP-NOW (ESP8266 NodeMCU with Arduino IDE),” Random Nerd Tutorials. [Online]. Available: https://randomnerdtutorials.com/esp-now-esp8266-nodemcu-arduino-ide/. [Accessed: Jun. 29, 2025].
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Eka Wahyudi, Novi Indah Pradasari, Darmanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




