Training in Making Liquid Organic Fertilizer (POC) and Eco-enzyme, an Environmentally Friendly Alternative Solution in Kledung Village, Kledung District, Temanggung Regency

Authors

  • Muqodimatul Ainia Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Andang Syaifudin Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Koniatussa'diyah Koniatussa'diyah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Nafisatul Amalia Husna Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Yunita Widya Sri Utami Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Anjelia Nurmey Laila Qotimah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Satriya Wahyu Wibowo Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Siti Maulidya Nur Fauziah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Aditya Fawwaz Ramadian Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Ninda Nur Aidah Universitas Sunan Gunung Djati
https://doi.org/10.58466/literasi.v5i1.1704

Keywords:

Eco-enzyme, Liquid Organic Fertilizer, Organic Waste

Abstract

One of the largest sources of waste in Indonesia is food waste, which is 39.81%. Various impacts occur if this continues to happen and no mitigation is carried out. The purpose of this activity is to provide training on how to make Liquid Organic Fertilizer (POC) and Eco-enzyme by utilizing organic waste from household food waste to minimize the accumulation of waste that can cause unpleasant odors. The methods used are seminars and direct training to the community. The results of this training increase the community's understanding and skills in processing organic waste into POC and Eco-enzyme products. Fermentation of organic waste from these two products was successful, indicated by low pH and appropriate color changes.

References

Arun, C. & Sivashanmugam, P. (2015). Investigation of biocatalytic potential of garbage enzyme and its influence on stabilization of industrial waste activated sludge. Process Safety and Environmental Protection, 94, 471- 478.

Bunari, B., Sari, R. P., Putri, D. A., Oktafiani, D., Puspita, D., Triananda, W., ... & Aziz, M. (2022). Pemanfaatan limbah sayuran dan buah-buahan sebagai bahan pupuk organik cair di Desa Pangkalan Batang melalui program KUKERTA Universitas Riau. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 3(3), 453-462.

Dwipayanti, P. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2020 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB).

Ekawandani, N., & Kusuma, A. A. (2019). Pengomposan sampah organik (kubis dan kulit pisang) dengan menggunakan EM4. Jurnal Tedc, 12(1), 38-43.

Fadilah, A., Darmanti, S., Haryanti, S. 2020. Pengaruh Penyiraman Air Cucian Beras Fermentasi Satu Hari dan Fermentasi Lima Belas Hari terhadap Kadar Pigmen Fotosintetik dan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). Bioma, 22 (1): 76-84.

Jelita, R. (2022). Produksi eco enzyme dengan pemanfaatan limbah rumah tangga untuk menjaga kesehatan masyarakat di era new normal. Jurnal Maitreyawira, 3(1), 28-35.

KLHK. (2021). Timbulan Sampah. [Internet]. Available from: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/timbulan

Manullang, G. S., Rahmi, A., & Astuti, P. (2014). Pengaruh jenis dan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) varietas tosakan. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Kehutanan, 13(1), 33-40.

Mardatillah, A. Mikra, D. P., Salma, F., & Fevria, R. 2022. Pembuatan Ecoenzyme sebagai Upaya Pengolahan Limbah Rumah Tangga. Prosiding SEMNAS BIO 2022 Quo Vadis Pengelolaan Biodiversitas Indonesia Menuju SDGs 2045, Desember 3.

Meriatna, et al (2018). Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan.Jurnal Teknologi Kimia Unimal 7:1, 13-29

Mulyadi, M. (2011). Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Serta Pemikiran Dasar Menggabungkannya Mohammad Mulyadi. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 15(1), 127–138.

Pakki, T., Adawiyah, R., Yuswana, A., Namriah, N., Dirgantoro, M. A., & Slamet, A. (2021). Pemanfaatan Eco-Enzyme Berbahan Dasar Sisa Bahan Organik Rumah Tangga Dalam Budidaya Tanaman Sayuran Di Pekarangan. Prosiding PEPADU, 3, 126-134.

Rizkiana, F., Prasiska, E., Wardhani, R. R. A. A. K., & Pardede, A. (2023). Pelatihan pemanfaatan kulit jeruk untuk pembuatan eco-enzim di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(3), 880-884.

Septiani, et al., (2022). Pembuatan Kompos dari Daun Kering dengan Menggunakan Bantuan EM4 dan Gula Pasir. Prosiding SEMNAS BIO UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ISSN : 2809-8447

Suprayogi, D., Asra, R., & Mahdalia, R. (2022). Analisis Produk Eco Enzyme dari Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L.) dan Jeruk Berastagi (Citrus X sinensis L.). Jurnal Redoks, vol 7, hal 19-27.

Sutrisnawati, et al., (2021). Pembuatan Eco Enzym Sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Organik Di The Jayakarta Suite Komodo Flores. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas Ngurah Rai .ISSN No. 2085-4544.

Widiyanto, A. F., Zeha, H. N., Rahardjo, S., & Suratman, S. (2020). Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap Praktik Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(2), 76-81.

Published

2025-02-01

How to Cite

Ainia, M., Syaifudin, A. ., Koniatussa’diyah, . K., Amalia Husna, N. ., Widya Sri Utami, Y. ., Nurmey Laila Qotimah, A. ., Wahyu Wibowo, S. ., Maulidya Nur Fauziah, S. ., Fawwaz Ramadian, A. ., & Nur Aidah, N. . (2025). Training in Making Liquid Organic Fertilizer (POC) and Eco-enzyme, an Environmentally Friendly Alternative Solution in Kledung Village, Kledung District, Temanggung Regency. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 5(1), 14-20. https://doi.org/10.58466/literasi.v5i1.1704

Issue

Section

Article