PERTUMBUHAN BIBIT KARET STUM MATA TIDUR PADA MEDIA GAMBUT DENGAN INTERVAL PENYIRAMAN YANG BERBEDA

Penulis

  • Sopiana Sopiana Politeknik Negeri Ketapang
  • Sarwendah Ratnawati Hermanto Politeknik Negeri Ketapang
  • Eni Aprianingrum Politeknik Negeri Ketapang
https://doi.org/10.58466/jap.v1i1.1225

Kata Kunci:

Gambut, Karet, Penyiraman

Abstrak

ABSTRAK

Karet merupakan tanaman penghasil latek yang mempunyai nilai ekonomis dalam meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pertumbuhan bibit stum mata tidur pada media gambut dengan interval penyiraman yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Politknik Negeri Ketapang, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mulai April sampai Juni. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali. K0:  interval penyiraman 1 hari sekali, K1: interval penyiraman 2 hari sekali, K2: interval penyiraman 3 hari sekali, K3: interval penyiraman 4 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval penyiraman 1 hari sekali optimum untuk pertumbuhan bibit stum mata tidur karet pada media gambut.

Referensi

Anjum, SAXY, Xie, LC, Wang, MF, Salem, C, Man, W & Lei 2011, ‘Morphological, physiological, and biochemical responses of plants to drought stress’, Afr. J. Agric. Res, vol. 24, no. 6, hh. 2026-2032.

Arifin, M 2010, ‘Kajian sifat fisika tanah dan berbagai penggunaan lahan dala hubungannya dengan pendugaan erosi tanah’, Jurnal Pertanian Mapeta, vol. 2, no. 1, hh. 72-14

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, 2011, Peta Lahan Gambut Skala 1:250.000 Edisi Tahun 2011, Balai Besar Penelitian Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor.

Cha-um, S, Yooyong, S, Supaibulwatana, K 2010, ‘Water deficit stress in the reproductive stage of four indica rice (Oryza sativa L.) genotypes’, J. Bot, vol. 42, no. 5, hh. 3387-3398

Desmarina, R, Adiwirman & Widodo, DW 2009, Respon Tanaman Karet dan Taraf Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Karet, Makalah Seminar Departemen Agronomi, Fakultas Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Farooq, MA, Wahid, N, Kobayashi, D, Fujita, SMA & Basra 2009, ‘Plant drought stress: Effect, mechanisms and management’, Agron. Sustain, vol. 29, no. 6, hh. 185-212.

Fitra, J & Salma 2019, ‘Pengaruh pemupukan pada lahan gambut terhadap karakteristik tanah, emisi CO2 dan produktivitas tanaman karet’, Univeritas Brawijaya. Vol. 6, no. 1, hh. 1145-1156.

Fitter, AH & Hay, RKM, 2009, Fisiologi Lingkungan Tanaman, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Garder, FP, Pearce, RB & Mitchell RL, 2011, Fisiologi Tanaman Budidaya, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Gusmailina, G, Pari, & Komarayati, 2012, Aplikasi Arang Kulit Kayu Sebagai Campuran Media Tumbuh Anakan Akasia. Penelitian Hasil Hutan, IPB Press, Bogor.

Jaleel, MS, Qureshy, AS, Ghafoor, A, Al-juburi, AJ, Somasundaran, R & Paneerselvam. 2009, ‘Drought stress in plant: A review on morphological Characteristics and pigment composition’, Int. Journal. Agric Biol, vol. 11, no. 1, hh. 100-105

Ji, KX, Wang, Y, Ysun, WN, Low, QJ, Mei, HW, Shen, SH & Chen, H 2012, ‘Drought-responsiv mechanisms in rice genotypes with contrasting drought tolerance during reproductive stage’, Journal Plant Physiol, vol. 169, no. 4, hh. 336-344

Jumin, HB, 2002, Ekofisiologi tanaman suatu pendekatan fisiologi, Rajawali Press, Jakarta.

Krisnohadi, A 2017, ‘Analisis Pengembangan Lahan Gambut Untuk Tanaman Kelapa Sawit Kabupaten Kubu Raya’, Jurnal Teknlogi Perkebunan dan PSDL, vol. 1, no. 1, hh. 1-7

Mardisiwi, RS, Kurniawati A, Sulistyono, E, Faridah, DN 2018, ‘Pertumbuhan dan produksi jintan hitam pad beberapa komposisi media tanam dan interval penyiraman’, Jurnal Agronomi Indonesia, vol. 46, no. 1, hh. 89-94

Purnawan, A 2009, ‘Pengaruh Penyiraman dan Beberapa Klon Anjuran Bibit Karet (Hevea Brasilliensis Muell Arg) Terhadap Pertumbuhan Dalam Polybag’, Jurnal Perubahan Morfologi Karet, vol. 7, no. 1, hh. 1-6.

Pusat Penelitian Karet Balai Penelitian Sembawa, 2014, Sapta Bina Usaha Tani Karet Rakyat, Pusat Penelitian Karet Balai Penelitian Sembawa, Sumatera Selatan.

Rachmawati, D, Monica, NLGM, Masruroh, U, 2018, ‘Potensi abu sekam padi untuk meningkatkan ketahanan oksidatif non-enzimatik dan produksi padi merah pada cekaman kekeringan’, Jurnal Agronomi Indonesia, vol. 46, no. 1, hh. 24-32

Salisbury, FB, & Ross, CW, 2009, Fisiologi Tumbuhan, Terjemahan Dian Rukmana dan Sumaryono, ITB, Bandung.

Samanhudi, 2010, ‘Pengujian cepat ketahanan tanaman sorgum manis terhadap cekaman kekeringan, Jurnal Agrosain, vol. 12, no. 1, hh. 9-13

Sarawa, 2009, Fisiologi Tanaman : Pendekatan Praktis, Unhalu Press.

Sarawa, Arma, MJ, Mattola, M 2014, ‘Pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) pada berbagai interval penyiraman dan takaran pupuk kandang’ Jurnal Agroteknos, vol. 12, no. 2, hh. 78-86

Sri, 2012, Pengaruh Cekaman Air Terhadap Fisiologi Tumbuhan, IPB Press, Bandung.

Woelan, S, Irwan, S & Aidi, D 2017, ‘Pengenalan Klon Karet Penghasil Lateks dan Lateks-Kayu.Balai Penelitian Sungai Putih. Pusat Penelitian Karet, PT. Balai Pustaka, Medan.

Yang, PM, Huang, QC, Qin, QY, Zhao, SP & Zhou, JG 2014, ‘Different drought-stress responses in photosynthesis and reactive oxygen metabolism between autotetraploid and diploid rice’ Photosynthetica. vol. 52, no. 2, hh. 193-202

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-04-25

Cara Mengutip

Sopiana, S., Ratnawati Hermanto, S. ., & Aprianingrum, E. . (2022). PERTUMBUHAN BIBIT KARET STUM MATA TIDUR PADA MEDIA GAMBUT DENGAN INTERVAL PENYIRAMAN YANG BERBEDA. Journal of Agro Plantation (JAP), 1(1), 27-34. https://doi.org/10.58466/jap.v1i1.1225

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama