https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/issue/feed Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering 2023-12-19T03:03:26+00:00 Betti Ses EKa Polonia injection@politap.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Injection </strong>: <strong>Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering</strong> di https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection merupakan jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian berkualitas di bidang Teknik Mesin dan Inovasi Teknologi . Artikel yang dimuat di Jurnal <strong>INJECTION</strong> meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), sedangkan untuk artikel review ilmiah yang baru (bukan prioritas utama) dan juga komentar yang bersifat kritis terhadap hasil karya ilmiah yang diterbitkan jurnal INJECTION. Semua publikasi di jurnal <strong>INJECTION</strong> bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara online secara bebas tanpa berlangganan apa pun.</p> https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1346 PENGARUH VARIASI TEMPERATUR HEAT TREATMENT TERHADAP KEMAMPUKERASAN BAJA KOMERSIL DENGAN METODE JOMINY TEST 2023-12-19T02:31:14+00:00 Irwan Susilo mesin@politap.ac.id Yusuf yusuf@politap.ac.id Asep Ruchiyat mesin@politap.ac.id <p><span class="fontstyle0">Kemampukerasan merupakan kemampuan suatu material untuk dapat dikeraskan sampai kedalaman tertentu dengan cara perlakuan panas hingga terbentuk martensit pada proses pendinginan untuk mencapai kekerasan tertentu. Salah satu metode pengujian </span><span class="fontstyle2">hardenability </span><span class="fontstyle0">yaitu Jominy Test. Benda uji dipanaskan pada suhu yang ditentukan, kemudian didinginkan dengan menyemprotkan air pada salah satu ujungnya. Setelah pengujian dengan<br />alat uji Jominy, diukur kekerasannya dengan menggunakan alat uji kekerasan. Pengujian Jominy dilakukan berdasarkan standard ASTM A255. Pengujian mengunakan spesimen dengan panjang 100 mm, diameter 25,4 mm sebanyak 9 buah. Kekerasan diukur dengan metode </span><span class="fontstyle2">Rockwell Hardness Test</span><span class="fontstyle0">. Hasil pengujian pada spesimen 1 dengan temperatur akhir 700˚C menghasilkan nilai kekerasan rata-rata 45,51 HRB, pada spesimen 9 dengan temperatur akhir 1100˚C sebesar 47,32 HRB. Semakin tinggi temperatur akhir pemanasan, nilai kekerasan yang dihasilkan akan relatif lebih tinggi. Nilai rata-rata kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen 7 dengan temperatur akhir pemanasan 1000˚C sebesar 47,48 HRB.</span></p> 2021-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1347 PENGGUNAAN KARBON ARANG KAYU BELIAN DAN ARANG KAYU AKASIA PADA PROSES KARBURASI PADAT BAJA KARBON RENDAH 2023-12-19T02:37:28+00:00 Bayu Fajar Setiawan mesin@politap.ac.id Helanianto helanianto@yahoo.com Hairian Rahmadi hairian465@yahoo.com <p>Baja karbon rendah memiliki penggunaan yang luas dalam bidang konstruksi dan dikelompokkan kedalam baja yang dapat diolah dengan permesinan (machinery steel). Kelemahan yang menonjol dari bahan ini adalah jenis kegagalan berupa rompal, dan pecah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses penambahan arang kayu belian dan arang kayu akasia terhadap baja karbon rendah.&nbsp; Proses karburasi padat ini menggunakan bahan campuran arang kayu belian dengan kalsium karbonat dan arang kayu akasia dengan kalsium karbonat, serta <em>heattreatment</em> pada suhu 900<sup>o</sup>C, waktu tahan 30 menit yang diikuti <em>quenching</em>, dengan metode pengujian uji kekerasan rockwell. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekerasan baja karbon yang mengalami perlakuan lebih tinggi bila dibandingkan dengan <em>raw material</em> baja karbon rendah= 50,34HRB, dimana karburasi dengan arang kayu akasia= 50,5HRB dengan nilai lebih rendah bila dibandingkan dengan arang kayu belian= 50,94HRB. Dilihat dari hasil tersebut bahwa proses karburasi padat dengan jenis arang yang berbeda akan meningkatkan kekerasan pada baja karbon rendah.</p> 2021-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2023 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1348 PERAWATAN MESIN SUCKER MULLER DI PT. DLH 2023-12-19T02:49:15+00:00 Darsini darsini1skhj@gmail.com Bayu Prabowo dearsiny@yahoo.com <p>PT. DLH Sukoharjo merupakan industri tekstil yang bergerak dalam bidang pertenunan. Observasi dilakukan pada mesin <em>Sucker Muller</em> yang sering mengalami kemacetan pada bagian <em>cilynder drier</em>, kipas angin, <em>beam</em> <em>stand</em> dan <em>bearing </em>dan pada saat beam berputar tidak dapat memaksimalkan hasil produksi. khususnya pada bagian <em>Weaving</em> I dibagian <em>Sizing</em>. Permasalahan yangsering terjadi adalah cara perawatan mesin penganjian yang dilakukan oleh pabrik kurang efisien sehingga menimbulkan keterlambatan jumlah produksi. Dalam penyelesaian masalah dilakukan dengan cara perawatan mesin <em>sucker muller</em> tersebut. Metode <em>preventive maintenance</em> yang digunakan untuk perawatan dan perbaikan serta pencegahan kerusakan. Berdasarkan analisis diperoleh bahwa hasil <em>Mean Time To Failure</em> (M'I'I'F) komponen mesin <em>Sucker Muller</em> sebesar 6.63 jam dan nilai <em>Mean Time To Repair</em> (MTTR) 573.531 sebesar jam. Hal ini dapat membantu produksi dan meningkatkan produksi pada bagian yang sering rusak atau eror.</p> 2021-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2024 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1349 PENGARUH VARIASI JUMLAH PLAT ELEKTRODA PADA ELEKTROLIZER TERHADAP VOLUME DAN LAJU PRODUKSI GAS HHO (HIDROGEN-HIDROGEN-OKSIGEN) 2023-12-19T02:56:16+00:00 Rian Arianto rianarianto207@gmail.com Martias Martias rianarianto207@gmail.com Toto Sugiarto rianarianto207@gmail.com <p>Energi menjadi sumber penggerak awal dibidang otomotif. Dimana didunia otomotif ada energi yang dapat diperbarui seperti gas hidrogen. Gas hidrogen merupakan bahan bakar berbentuk gas yang memiliki karakteristik tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau. Gas hidrogen bisa diproduksi dengan cara elektrolisis air (H<sub>2</sub>O). Dimana larutan elektrolit akan direaksi menggunakan arus listrik sehingga menghasilkan gas hidrogen (H<sub>2</sub>) dan gas oksigen (O). Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah plat elektroda pada elektrolizer terhadap volume dan laju produksi gas HHO dengan menggunakan gelas ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi jumlah plat elektroda pada elektrolizer terhadap volume gas HHO tertinggi terjadi pada variasi 14 plat elektroda dengan kenaikan sebesar 33% . Sedangkan untuk laju produksi gas tertinggi terjadi pada variasi 14 plat elektroda dengan kenaikan sebesar 36%.</p> 2021-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2024 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1350 PENGARUH PERBANDINGAN CAMPURAN 50% LIMBAH SAWIT DAN 50% KOTORAN SAPI TERHADAP PROSES TERJADINYA BIOGAS 2023-12-19T02:59:37+00:00 Hairian Rahmadi hairian465@yahoo.com <p>Gas ini berasal dari pencampuran limbah cair sawit dan kotoran sapi, limbah cair sawit dan kotoran hewan yang dapat dimanfaatkan menjadi energi melalui proses anaerobic digestion. Pembuatan biogas dari limbah sawit, khususnya limbah cair sawit dan sapi ini berpotensi sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan, karena selain dapat memanfaatkan limbah sawit dan ternak, sisa dari pembuatan biogas yang berupa slurry dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan campuran limbah cair sawit dan kotoran sapi terhadap&nbsp; terjadinya biogas dan warna nyala api. Pengujian penelitian ini mengunakan drum, ban dalam mobil, pressure gouge dan media kompor gas. Pada hasil pengujian biogas pada hari ke 10 tapi tidak signifikat, setelah hari ke 15 sampai 20 hari terjadi peningkatan reaksi terjadinya biogas, Untuk warna nyala api yang dihasilkan warna nyala api biru. &nbsp;</p> 2022-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2024 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering https://jurnal.politap.ac.id/index.php/injection/article/view/1351 PENCEGAHAN OVER HEATING MESIN MOBIL HILUX DOUBLE CABIN 2023-12-19T03:03:26+00:00 Ismael Marjuki marjuki_ismael@yahoo.co.id Epriyandi Epriyandi epriyandi@politap.ac.id <p>Kebutuhan manusia yang semakin meningkat pada dunia transportasi khususnya pada kendaraan roda dua atau lebih. Dalam dunia otomotif khususnya mobil dikenal berbagai macam sistem yang bekerja. Sistem-sistem tersebut bekerja saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, sehingga apabila salah satu dari sistem tersebut megengalami kerusakan, maka mobil akan mengalami kerusakan. seperti terjadinya kerusakan pada sistem pendingin yang dapat menyebabkan terjadinya <em>over heating </em>pada mesin. <em>Over heating</em> adalah terjadinya panas yang berlebihan di atas temperatur kerja mesin yang di akibatkan karena terjadinya kerusakan pada salah satu komponen sistem pendingin. Terjadinya over heating pada mesin mobil hilux double cabin disebabkan oleh kurangnya cairan pendingin, thermostat tidak berfungsi dengan baik, tutup radiator bocor, selang inlet dan outlet retak dan water pump rusak. Untuk menghindari terjadinya kerusakan maka harus dilakukan perawatan preventif. Pemeriksaan cairan pendingin pada reservoir radiator setiap 1 minggu dan penggantian cairan setiap 80.000 km. Penggantian thermostat setiap 80.000 km. Penggantian tutup radiator setiap 80.000 km. Penggantian selang inlet dan outlet setiap 80.000 km. Penggantian water pump setiap 80.000 km. dan penggantian v-belt setiap 60.000 km.</p> 2021-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2024 Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering